Alat Peraga Matematika
Berikut ini daftar alat peraga matematika yang dikembangkan oleh PPPPTK Matematika
AEM (Algebraic Experience Material)
Bangun Datar Luasan
Bangun Datar Rangka
Bangun Ruang Masif
Bangun Ruang Transparan
Bangun Ruang Rangka
(a – b )2 = a2 – 2ab + b2
(a+b)(a-b) =a2-b2
(a+b)2 = a2+ 2ab + b2
(a+b)3 = a3 + 3ab2 + 3a2b + b3
Bukti Pythagoras-pythagoras
Irisan bola (2 macam)
Irisan Tabung (2 macam)
Jumlah Bilangan Asli
Jumlah Bilangan Ganjil
Jumlah Sudut Segitiga
Jumlah sudut segiempat
Kuadrat Lengkap al-Khwarizmi
Klinometer
Limit Deret Geometri
Limit Deret Setengah
Limit Deret Sepertiga
Limit Deret Seperempat
Dekak-dekak
Luas Jajargenjang Model I
Luas Jajargenjang Model II
Luas Layang-layang
Luas Lingkaran
Luas Segitiga Lancip (model I)
Luas Segitiga Tumpul (model II)
Luas Selimut Bola Lilitan
Papan Berpaku (60 x 80)
Papan Berpetak(60 x 80)
Papan Flanel (60 x 80)
Rumus Volum Bola
Rumus Volum Kerucut
Rumus Volum Limas
Peraga Satuan
Peraga Kumpulan
Peraga Perkalian
Volum Balok dan Kubus
Peluang Putaran
Timbangan Bilangan
Menara Hanoi
Loncat Katak
sumber :http://p4tkmatematika.org/alat-peraga-matematika/
Labels :
mobil sedan
oto blitz black
pimmy ride
Exotic Moge
MotoGP
Transportasi Mewah
Honda SUV
car body design

Kamis, Maret 11, 2010

Unknown
, Posted in
media pembelajaran
,
metode pembelajaran
,
0 Comments
Metode Role Playing adalah suatu cara penguasaan bahan-bahan pelajaran melalui pengembangan imajinasi dan penghayatan siswa. Pengembangan imajinasi dan penghayatan dilakukan siswa dengan memerankannya sebagai tokoh hidup atau benda mati. Permainan ini pada umumnya dilakukan lebih dari satu orang, hal itu bergantung kepada apa yang diperankan. Kelebihan metode Role Playing:
Melibatkan seluruh siswa dapat berpartisipasi mempunyai kesempatan untuk memajukan kemampuannya dalam bekerjasama.
1. Siswa bebas mengambil keputusan dan berekspresi secara utuh.
2. Permainan merupakan penemuan yang mudah dan dapat digunakan dalam situasi dan waktu yang berbeda.
3. Guru dapat mengevaluasi pemahaman tiap siswa melalui pengamatan pada waktu melakukan permainan.
4. Permainan merupakan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak.
Metode Pemecahan Masalah (Problem Solving)
Metode pemecahan masalah (problem solving) adalah penggunaan metode dalam kegiatan pembelajaran dengan jalan melatih siswa menghadapi berbagai masalah baik itu masalah pribadi atau perorangan maupun masalah kelompok untuk dipecahkan sendiri atau secara bersama-sama.
Orientasi pembelajarannya adalah investigasi dan penemuan yang pada dasarnya adalah pemecahan masalah.
Adapun keunggulan metode problem solving sebagai berikut:
1. Melatih siswa untuk mendesain suatu penemuan.
2. Berpikir dan bertindak kreatif.
3. Memecahkan masalah yang dihadapi secara realistis
4. Mengidentifikasi dan melakukan penyelidikan.
5. Menafsirkan dan mengevaluasi hasil pengamatan.
6. Merangsang perkembangan kemajuan berfikir siswa untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi dengan tepat.
7. Dapat membuat pendidikan sekolah lebih relevan dengan kehidupan, khususnya dunia kerja.
Kelemahan metode problem solving sebagai berikut:
1. Beberapa pokok bahasan sangat sulit untuk menerapkan metode ini. Misal terbatasnya alat-alat laboratorium menyulitkan siswa untuk melihat dan mengamati serta akhirnya dapat menyimpulkan kejadian atau konsep tersebut.
2. Memerlukan alokasi waktu yang lebih panjang dibandingkan dengan metode pembelajaran yang lain
Labels :
mobil sedan
oto blitz black
pimmy ride
Exotic Moge
MotoGP
Transportasi Mewah
Honda SUV
car body design